Tentang skrining ini
Apa yang dihitung, dan dari mana angkanya.
Cek Risiko Kehamilan FAIMA memakai Kartu Skor Poedji Rochjati (KSPR) — sistem skrining risiko kehamilan yang dikembangkan Prof. Dr. Poedji Rochjati dan dipakai luas dalam pelayanan kesehatan ibu di Indonesia. Setiap ibu hamil mulai dengan skor 2; tiap faktor risiko yang ada menambah 4 atau 8. Faktor berbobot 8 adalah yang menentukan tempat dan cara persalinan.
Tiga tingkat hasil
- Kehamilan Risiko Rendah (KRR) — skor 2–6.Periksa kehamilan secara teratur sesuai jadwal. Segera periksa lebih awal bila muncul keluhan.
- Kehamilan Risiko Tinggi (KRT) — skor 8–10.Sebaiknya periksa ke dokter spesialis untuk merencanakan pemantauan dan tempat persalinan.
- Kehamilan Risiko Sangat Tinggi (KRST) — skor 12 ke atas.Segera konsultasi ke dokter spesialis kandungan. Persalinan perlu direncanakan di rumah sakit.
22 faktor yang dinilai
Riwayat & kondisi ibu — Hal-hal yang sudah ada sebelum kehamilan ini, atau dari kehamilan sebelumnya.
- +4Usia Anda 16 tahun atau kurang saat hamil ini
- +4Usia Anda 35 tahun atau lebih saat hamil ini
- +4Ini kehamilan pertama setelah 4 tahun atau lebih menikah
- +4Jarak dengan persalinan terakhir 10 tahun atau lebih
- +4Jarak dengan persalinan terakhir kurang dari 2 tahun
- +4Anda sudah pernah melahirkan 4 kali atau lebih
- +4Tinggi badan Anda 145 cm atau kurang
- +4Pernah keguguran, atau bayi lahir tetapi tidak selamat
- +4Persalinan sebelumnya dibantu alat (vakum atau forsep)
- +4Ari-ari pernah dikeluarkan dengan tindakan oleh penolong
- +4Pernah mendapat infus atau transfusi darah saat melahirkan
- +8Pernah menjalani operasi sesar
Kondisi kehamilan saat ini — Penyakit atau keadaan yang muncul pada kehamilan yang sedang berjalan.
- +4Saat ini Anda punya penyakit seperti kurang darah, malaria, TBC, penyakit jantung, kencing manis, atau infeksi menular seksual
- +4Ada bengkak di wajah atau tungkai disertai tekanan darah tinggi
- +4Hamil kembar dua atau lebih
- +4Air ketuban dinyatakan berlebihan oleh pemeriksa
- +4Bayi dinyatakan meninggal di dalam kandungan pada kehamilan ini
- +4Kehamilan sudah lewat dari waktu perkiraan lahir
- +8Posisi bayi sungsang menurut pemeriksaan terakhir
- +8Posisi bayi melintang menurut pemeriksaan terakhir
Tanda bahaya — Keadaan yang perlu penanganan segera.
- +8Ada perdarahan pada kehamilan ini
- +8Pernah kejang, atau tekanan darah sangat tinggi disertai gejala berat
Pertanyaan yang sering diajukan
- Apa itu Kartu Skor Poedji Rochjati (KSPR)?
- KSPR adalah sistem skrining risiko kehamilan yang dikembangkan Prof. Dr. Poedji Rochjati dan dipakai luas dalam pelayanan kesehatan ibu di Indonesia. Setiap ibu hamil mulai dengan skor 2; tiap faktor risiko yang ada menambah 4 atau 8. Skor 2–6 berarti Kehamilan Risiko Rendah (KRR), 8–10 Kehamilan Risiko Tinggi (KRT), dan 12 ke atas Kehamilan Risiko Sangat Tinggi (KRST).
- Siapa yang sebaiknya mengisi Cek Risiko Kehamilan?
- Semua ibu hamil, pada usia kehamilan berapa pun. Semakin awal diisi, semakin awal risiko dikenali dan direncanakan penanganannya.
- Berapa lama pengisiannya dan apa yang dibutuhkan?
- Sekitar tiga menit: 22 pertanyaan yang dijawab Ya atau Tidak. Anda hanya perlu nomor WhatsApp yang aktif untuk verifikasi.
- Apa yang harus dilakukan bila hasilnya Risiko Tinggi atau Sangat Tinggi?
- Segera konsultasikan ke dokter spesialis kandungan. Pada risiko sangat tinggi, persalinan perlu direncanakan di rumah sakit dengan dokter spesialis. Hubungi FAIMA untuk membuat janji; sebutkan nomor rujukan yang Anda terima.
- Kapan saya harus segera ke fasilitas kesehatan tanpa menunggu hasil?
- Bila terjadi perdarahan dari jalan lahir, nyeri perut hebat, sakit kepala hebat disertai pandangan kabur, kejang, ketuban pecah, atau gerakan janin berkurang. Ini tanda bahaya — jangan menunggu jadwal konsultasi.