Faima Maternal Fetal Medicine CenterSitus FAIMA

Cek Risiko Kehamilan

Sebelum mulai, kami perlu tahu cara menghubungi Anda.

Setelah nomor Anda terverifikasi lewat WhatsApp, ada 22 pertanyaan singkat yang dijawab Ya atau Tidak. Sekitar tiga menit.

Tentang skrining ini

Apa yang dihitung, dan dari mana angkanya.

Cek Risiko Kehamilan FAIMA memakai Kartu Skor Poedji Rochjati (KSPR) — sistem skrining risiko kehamilan yang dikembangkan Prof. Dr. Poedji Rochjati dan dipakai luas dalam pelayanan kesehatan ibu di Indonesia. Setiap ibu hamil mulai dengan skor 2; tiap faktor risiko yang ada menambah 4 atau 8. Faktor berbobot 8 adalah yang menentukan tempat dan cara persalinan.

Tiga tingkat hasil

22 faktor yang dinilai

Riwayat & kondisi ibu — Hal-hal yang sudah ada sebelum kehamilan ini, atau dari kehamilan sebelumnya.

  • +4Usia Anda 16 tahun atau kurang saat hamil ini
  • +4Usia Anda 35 tahun atau lebih saat hamil ini
  • +4Ini kehamilan pertama setelah 4 tahun atau lebih menikah
  • +4Jarak dengan persalinan terakhir 10 tahun atau lebih
  • +4Jarak dengan persalinan terakhir kurang dari 2 tahun
  • +4Anda sudah pernah melahirkan 4 kali atau lebih
  • +4Tinggi badan Anda 145 cm atau kurang
  • +4Pernah keguguran, atau bayi lahir tetapi tidak selamat
  • +4Persalinan sebelumnya dibantu alat (vakum atau forsep)
  • +4Ari-ari pernah dikeluarkan dengan tindakan oleh penolong
  • +4Pernah mendapat infus atau transfusi darah saat melahirkan
  • +8Pernah menjalani operasi sesar

Kondisi kehamilan saat ini — Penyakit atau keadaan yang muncul pada kehamilan yang sedang berjalan.

  • +4Saat ini Anda punya penyakit seperti kurang darah, malaria, TBC, penyakit jantung, kencing manis, atau infeksi menular seksual
  • +4Ada bengkak di wajah atau tungkai disertai tekanan darah tinggi
  • +4Hamil kembar dua atau lebih
  • +4Air ketuban dinyatakan berlebihan oleh pemeriksa
  • +4Bayi dinyatakan meninggal di dalam kandungan pada kehamilan ini
  • +4Kehamilan sudah lewat dari waktu perkiraan lahir
  • +8Posisi bayi sungsang menurut pemeriksaan terakhir
  • +8Posisi bayi melintang menurut pemeriksaan terakhir

Tanda bahaya — Keadaan yang perlu penanganan segera.

  • +8Ada perdarahan pada kehamilan ini
  • +8Pernah kejang, atau tekanan darah sangat tinggi disertai gejala berat

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa itu Kartu Skor Poedji Rochjati (KSPR)?
KSPR adalah sistem skrining risiko kehamilan yang dikembangkan Prof. Dr. Poedji Rochjati dan dipakai luas dalam pelayanan kesehatan ibu di Indonesia. Setiap ibu hamil mulai dengan skor 2; tiap faktor risiko yang ada menambah 4 atau 8. Skor 2–6 berarti Kehamilan Risiko Rendah (KRR), 8–10 Kehamilan Risiko Tinggi (KRT), dan 12 ke atas Kehamilan Risiko Sangat Tinggi (KRST).
Siapa yang sebaiknya mengisi Cek Risiko Kehamilan?
Semua ibu hamil, pada usia kehamilan berapa pun. Semakin awal diisi, semakin awal risiko dikenali dan direncanakan penanganannya.
Berapa lama pengisiannya dan apa yang dibutuhkan?
Sekitar tiga menit: 22 pertanyaan yang dijawab Ya atau Tidak. Anda hanya perlu nomor WhatsApp yang aktif untuk verifikasi.
Apa yang harus dilakukan bila hasilnya Risiko Tinggi atau Sangat Tinggi?
Segera konsultasikan ke dokter spesialis kandungan. Pada risiko sangat tinggi, persalinan perlu direncanakan di rumah sakit dengan dokter spesialis. Hubungi FAIMA untuk membuat janji; sebutkan nomor rujukan yang Anda terima.
Kapan saya harus segera ke fasilitas kesehatan tanpa menunggu hasil?
Bila terjadi perdarahan dari jalan lahir, nyeri perut hebat, sakit kepala hebat disertai pandangan kabur, kejang, ketuban pecah, atau gerakan janin berkurang. Ini tanda bahaya — jangan menunggu jadwal konsultasi.